Saat ini, saat-saat terakhir Ramadhan. Aku selalu akan merindukannya. Apalagi ketika tadarrus, bukan juga ngajinya, tapi makanannya iya. Ketika itu, patrolan dan begadang sambil main catur. Plus ketika aku disuruh kultum, pertama sih, gagal, gara-gara gugup dan grogi. Tapi yang kedua nggak. Aku bisa bicara depan orang, tuh. Sungguh kenangan yang indah, bersama teman-teman sekampungku. Aku berharap Ramadhan tahun depan Insya Allah lebih baik.



No Responses Yet to “Remember Of Ramadhan”  

  1. No Comments Yet

Leave a Reply